Berhenti menjadi pengagummu mungkin harus aku
lakukan hari ini.
Segala perjuangan yang telah aku hadapi dengan
bersusah payah biarlah menjadi cerita lama yang bisa aku bagikan kepada
orang-orang yang berada disisiku kelak atau akan aku biarkan saja sehingga
menjadi hilang engan sendirinya seperti buku harian yang sudah sangat usang dan
tidak dapat terbaca lagi isinya.
Apa cintaku tak sekuat itu,sehingga kau tak
pernah tahu tentang perasaan ini? Atau bahkan keberadaanku saja tidak cukup
berarti bagimu sehingga adanya aku disampingmu bahkan ta membuat kepalamu
menoleh walau hanya sesaat.
Akhirnya berhenti mungkin akan menjadi jalan
terbaik untukku.
Berhenti memikirkanmu, berhenti mencari segala upaya agar bisa
memandang senyum itu walau sekejap dan dengan jarakyang cukup jauh serta
berhenti membuat skenario tersendiri antara aku dan kau.
Melepasmu adalah hal yang sulit dan hanya akan
membuat otakku tertidur karena lelah memikirkannya. Namun apa daya, tak ada
cara lain untuk mendapatkanmu. Akan lebih baik jika aku melepaskanmu, ‘kan?
Selamat tinggal untuk memikirkanmu dan
segalanya tentangmu. Semoga aku bisa menjalani hidupku dengan tanpa kebiasaan
memikirkanmu seperti biasa.
Bantu aku tuk melupakanmu,jangan kau
perlihatkan dirimu untuk sementara waktu agar aku tak kembali berfikir
tentangmu yang akan berakhir dengan mengalirnya buliran air mata dipipiku
karena kisah menyedihkan itu.
Aku mencintaimu tapi sayangnya,kau mencintai
sahabatku. Maafkan aku.....